Anestesi atau Bius di Klinik Aborsi

Bius untuk tindakan aborsi sering pasien merasa takut untuk datang ke klinik aborsi karena mendapat informasi kalau di kuret itu sakit. Sebenarnya tidak ada yang perlu ditakutkan soal rasa sakit. Apabila anda ditangani oleh dokter Spog yang sudah berpergalaman.

Seperti di klinik aborsi jakarta merupakan Dokter kandungan dengan spesialisasi kesehatan sistem reproduksi wanita. Dokter yang sering juga disebut sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau disingkat ‘obgyn’ inilah yang utamanya berperan dalam membantu memeriksa ibu hamil, membantu persalinan, dan perawatan setelah persalinan.

Memilih Klinik aborsi yang tepat

Ditangani oleh tim medis yang ahli, profesional dan berpengalaman, dan memiliki spesialis anestesi.
Tidak ada yang perlu anda takutkan mengenai rasa sakit.
Untuk usia kandungan dibawah 3 bulan prosedur aborsi yang digunakan adalah vakum aspirasi. Seperti yang sudah dijelaskan pada proses aborsi vakum aspirasi dengan dokter spesialis, Metode ini  sangat cepat selesai hanya dalam waktu 10-15 menit. Pasien yang sudah pernah di menjalani proses kuretase dengan vakum mengatakan mereka hanya merasakan mulas-mulas seperti saat sedang haid. Perlu anda ketahui bahwa proses kuret vakum aspirasi tidak ada pengrobekan seperti operasi, penjahitan, dan sebagainya.

Cara aborsi yang digunakan yaitu hampir sama dengan lahiran normal, hanya saja perbedaannya proses pengeluaran konsepsi menggunakan alat sedot vakum. Namun meskipun tidak ada pembedahan, cara aborsi dengan vakum tetap membutuhkan anestesi atau pembiusan pada porsio (mulut rahim).

Ada 2 jenis pembiusan yang digunakan untuk aborsi. Klinik aborsi ini akan membantu Anda menentukan jenis anestesi yang tepat untuk Anda. Sebenarnya untuk vakum aspirasi kehamilan sampai 3 bulan cukup dengan bius lokal saja. Lebih aman dan efektif dengan bius lokal. Namun apabila anda ingin bius total, anda bisa memintanya kepada dokter.​

1. Anestesi Lokal (Lidokain, Novacain)
Suntikan lokal yang mematikan area spesifik lokal pada tubuh Anda. Dalam hal ini, leher rahim pasien akan mati rasa namun tanpa efek samping. Karena cenderung tidak memiliki efek samping, anestesi lokal paling umum digunakan dalam aborsi.

2. Bius Total/anestesi umum

Bius Total adalah tindakan mengontrol daya sadar pasien dan memerlukan pemantauan oleh dokter anestesi yang berkualitas. Beberapa orang memiliki efek samping dari bius total, termasuk sakit perut ringan atau pusing.

Bius lokal adalah cara yang paling aman karena tidak memiliki efek samping. Biasanya klinik aborsi Legal hanya menggunakan 2 jenis anestesi yaitu : bius lokal dan bius total. Aborsi bius lokal untuk kandungan usia dini dan bius total untuk usia kandungan diatas 4 bulan. Terkadang jenis bius bisa tergantung permintaan pasien. Kebanyakan mereka memilih bius total untuk aborsi karena tidak ingin merasakan sakit sedikitpun ketika melakukan aborsi. Tetapi sebenarnya untuk proses aborsi yang hanya memakan waktu beberapa menit lebih baik menggunakan bius lokal saja.

Klinik Aborsi Legal Di Jakarta

Klinik Aborsi Legal merupakan Klinik Aborsi Jakarta yang memegang sertifikasi Legal dari Dinas Kesehatan di Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik menggunakan teknologi tercanggih untuk tindakan aborsi yang sangat baik dan benar.​ Mempunyai beberapa Dokter Spesialis Kandungan dan langsung ditangani oleh 2 Dokter SpOG dan 4 Tim Medis yang bersertifikat, profesional serta sangat berpengalaman.

Itulah jenis-jenis bius yang digunakan untuk tindakan aborsi, semoga bermanfaat dan pilihlah dokter ahli yang tepat.

Berkonsultasilah sebelum melakukan tindakan aborsi, langsung dengan dokter Spesialis Kandungan di layanan yang telah kami sediakan, atau bisa juga membaca terlebih dahulu di website resmi kami.

Sumber Artikel : Klinik Aborsi Raden Saleh

© copyright 2018 SINCE 2005  official website : klinikaborsilegal.com